Mitigrasi bencan:Model mitigrasi bahaya likuifaksi untuk daerah rawan gempabumi di daerah sanur-tanjung benoa, bali selatan

Collection Location Perpustakaan Pusat Penelitian Geoteknologi - LIPI Contact Detail
Edition
Call Number G011-1
ISBN/ISSN
Author(s) WIDODO
Soebowo, Eko
Sarah, Dwi
Kumoro, Yugo
Sukaca
Subject(s) Likuifaksi
Cekungan alluvial
Penampang bawah permukaan
Classification NONE
Series Title Jurnal geologi Indonesia
GMD Laporan_Penelitian
Language Indonesia
Publisher Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI
Publishing Year 2011
Publishing Place Bandung
Collation
Abstract/Notes Penampang stratifikasi bawah permukaan dan sifat keteknikan merupakan salah satu dasar untuk tujuan pembangunan infrastruktur dan mitigasi bahaya geologi di daerah yang rawan gempabumi di Bali Selatan. Keberadaan lapisan pasir - lanau pada cekungan dataran alluvial di Bali dapat menjadi salah satu faktor utama mendorong terjadinya bahaya likuifaksi dan penurunan tanah. Untuk menetukan zona kerentanan likuifaksi di wilayah Serangan dan Tanjung Benoa, dilakukan pengujian Cone Penetration Test (CPT), pemboran teknik, dan geolistrik. Analisa potensi likuifaksi dan penurunan dengan mempertimbangkan nilai percepatan getaran tanah maksimum (p.g.a) sebesar 0,35 g, dan magnitudo gempabumi sebesar 7,2 SR dan muka airtanah setempat. Hasil analisis di daerah ini menunjukkan bahwa lapisan tanah pasir di hampir semua titik pengujian akan mengalami likuifaksi dan penurunan akibat beban gempa. Zona likuifaksi terkonsentrasi di bagian tengah daerah studi pada kedalaman kisaran 0,2 - 15 m. Sedangkan konsentrasi penurunan yang tinggi terutama di Pendungan, Serangan , Pelabuhan Benoa, dan Tanjungbenoa. Dengan demikian, lokasi-lokasi ini perlu mendapat perhatian dalam upaya mitigasi bahaya likuifaksi di wilayah ini.
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
Mitigrasi bencan:Model mitigrasi bahaya likuifaksi untuk daerah rawan gempabumi di daerah sanur-tanjung benoa, bali selatan ; filetype:pdf
  Back To Previous