Akuntansi Imbalan KerjaDalam Kaitannya Dengan Penyajian Laporan Keuangan

Collection Location Perpustakaan STIE Kesatuan Bogor Contact Detail
Edition
Call Number 5210116
ISBN/ISSN
Author(s) Bambang Haryanto
Subject(s) Akuntansi
Classification 657
Series Title
GMD
Language Indonesia
Publisher STIE Kesatuan Bogor
Publishing Year 2009
Publishing Place Bogor
Collation
Abstract/Notes BAMBANG HARYANTO. NRP : 05210116. Evaluasi Penerapan Akuntansi Imbalan Kerja dalam Kaitannya Penyajian Laporan Keuangan pada PT Astra Agro Lestari, Tbk. Dibawah bimbingan AMING TIRTA.


Imbalan Kerja Adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan perusahaan atas jasa yang diberikan oleh pekerja.


Laporan Keuangan adalah produk atau hasil akhir dari proses akuntansi. Laporan keuangan inilah yang menjadi bahan informasi bagi para pemakainya sebagai salah satu bahan dalam proses pengambilan keputusan.

PT Astra Agro Lestari, Tbk disamping memberikan imbalan kerja jangka pendek juga menyediakan imbalan jangka panjang, yaitu : program Jamsostek, Dana Pensiun Astra Satu (DPA 1), Dana Pensiun Astra Dua (DPA 2), kewajiban sesuai dengan Undang-undang no.13 tahun 2003. Perhitungan estimasi imbalan kerja jangka panjang dihitung dengan bantuan aktuaris independent, yaitu PT Sentra Jasa Aktuaria.


Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan evaluasi penerapan akuntansi imbalan kerja dalam kaitannya penyajian laporan keuangan. Penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah di PT Astra Agro Lestari, Tbk yang berlokasi di jalan Pulo Ayang Blok OR no. 1, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta. PT Astra Agro Lestari, Tbk adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perkebunan dan industri kelapa sawit dan karet.

Hasil evaluasi dalam penelitian ini menunjukan bahwa Jumlah estimasi penyisihan yang diakui pada neraca perusahaan jumlahnya pada akhir tahun 2008 jumlahnya cukup signifikan yaitu sebesar Rp 140.313.000.000. Sedangkan beban yang diakui pada tahun 2008 jumlahnya meningkat cukup tinggi yaitu sebesar 91 % dari Rp 33.659.000.000,- pada tahun 2007 menjadi Rp 64.379.000.000,- pada tahun 2008. Namun tidak diketahui bagaimana dan berapa jumlah beban penyisihan imbalan kerja yang dialokasikan masing-masing ke harga pokok penjualan dan ke dalam beban usaha.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas terutama untuk para analis laporan keuangan seyogyanya perlu dijelaskan berapa beban penyisihan kewajiban imbalan kerja yang dialokasikan kedalam harga pokok penjualan dan berapa pengalokasian kedalam beban usaha Sebagai alternatif, mungkin akan lebih mudah di analisis seandainya seluruh beban estimasi penyisihan imbalan kerja dilaporkan dalam laporan laba rugi setelah beban usaha ( beban lain-lain)




Keyword : Akuntansi Imbalan Kerja, Penyajian Laporan Keuangan
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
Akuntansi Imbalan KerjaDalam Kaitannya Dengan Penyajian Laporan Keuangan ; filetype:pdf
  Back To Previous