KONSEP PENDIDIKAN TERPADU SEBAGAI UPAYA PEMBAHARUAN DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA PENDIDIKAN ISLAM DI INDOONESIA (Studi Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan)

Collection Location Perpustakaan STAI Tasikmalaya Contact Detail
Edition
Call Number E-007
ISBN/ISSN
Author(s) AI ROHMAYATI
Subject(s) SKRIPSI PAI
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher STAI Tasikmalaya
Publishing Year 2018
Publishing Place Tasikmalaya
Collation
Abstract/Notes Praktik pendidikan dan aktivitas keilmuan di Indonesia khususnya pendidikan Islam sampai saat ini masih kurang jelas. Menurut Khozin, hal ini ditunjukan dengan adanya dikotomi antara pendidikan agama dan umum yang tak ada ujungnya. Tidak terselesaikannya persoalan ini menjadikan pendidikan Islam tertinggal dengan lembaga pendidikan lainnya, sehingga pendidikan Islam terkesan sebagai pendidikan "kelas dua".
Penelitian yang dilakukan penulis adalah jenis penelitian kepustakaan atau library research, yaitu permasalahan serta pengumpulan data berasal dari kajian pustaka baik itu berupa buku, novel, majalah, jurnal, artikel, tesis, disertasi, hasil penelitian terdahulu ataupun buletin yang ada kaitannya dengan penulisan skripsi. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data dengan menggunakan sebagian atau seluruh data yang ada atau lapora data dari peneliti sebelumnya. Teknik pengumpulan data berasal dari data dokumen. Data-data yang telah terkumpul tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisa historis dan metode analisa deskriptif.
K.H. Ahmad Dahlan sebagai tokoh pembaharu pendidikan menawarkan sistem pendidikan baru dengan mengkolaborasikan ilmu agama dan ilmu umum. Konsep ilmu dalam pandangan K.H. Ahmad Dahlan yaitu menolak adanya dikotomi pendidikan atau pemisahan antara pendidikan umum dan pendidikan agama. Corak pendidikan K.H Ahmad Dahlan adalah integralistik. Lembaga pendidikan Islam terpadu diterapkan di Indonesia saat ini diantaranya yaitu pesantren terpadu, madrasah model, madrasah terpadu, dan sekolah Islam terpadu (SIT) dalam naungan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Meskipun ide ini baru terealisasi pada tahun 1980-an, namun K.H. Ahmad Dahlan telah lebih dahulu menggunakan konsep ini. Oleh karena itu, Konsep pendidikan K.H. Ahmad Dahlan sebenarnya warisan yang harus kita eksplorasi terus menerus sesuai dengan konteks ruang dan waktu
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
KONSEP PENDIDIKAN TERPADU SEBAGAI UPAYA PEMBAHARUAN DALAM MENGHADAPI PROBLEMATIKA PENDIDIKAN ISLAM DI INDOONESIA (Studi Pemikiran K.H. Ahmad Dahlan) ; filetype:pdf
  Back To Previous