PENGARUH UTANG LUAR NEGERI, PENANAMAN MODAL ASING DAN PENERIMAAN PAJAK TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTTO DI INDONESIA (PERIODE TAHUN 2010:1-2017:4)

Collection Location Perpustakaan STAI Tasikmalaya Contact Detail
Edition
Call Number E-099
ISBN/ISSN
Author(s) Novi Siti Hapsary
Subject(s) Skripsi Eksyar
Classification
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher STAI Tasikmalaya
Publishing Year 2018
Publishing Place Tasikmalaya
Collation
Abstract/Notes Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh utang luar negeri, penanaman modal asing dan penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Brutto di Indonesia pada periode tahun 2010:1-2017:4, serta variabel mana yang paling berpengaruh terhadap Produk Domestik Brutto. Metode yang digunakan dengan menggunakan regresi linear berganda. Untuk membuktikan hipotesis penelitian digunakan model ekonometrika dengan metode Ordinary Least Square (OLS).
Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa variabel utang luar negeri, penanaman modal asing, dan penerimaan pajak secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel Produk Domestik Brutto di Indonesia tahun 2010:1-2017:4 sebesar 97%. Sedangkan 3% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain. Sedangkan secara parsial, utang luar negeri berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Brutto dengan tingkat signifikansi 0,049. Penanaman modal asing berpengaruh secara signifikan terhadap Produk Domestik Brutto dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002. Penerimaan pajak berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Brutto dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Untuk variabel yang paling berpengaruh terhadap Produk Domestik Brutto dalam penelitian ini adalah variabel Penanaman Modal asing dengan nilai koefisien sebesar 8.998.155.
Specific Detail Info
Image
Download PDF
atau gunakan fasilitas google search dengan memasukan kata kunci
PENGARUH UTANG LUAR NEGERI, PENANAMAN MODAL ASING DAN PENERIMAAN PAJAK TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTTO DI INDONESIA (PERIODE TAHUN 2010:1-2017:4) ; filetype:pdf
  Back To Previous